Selasa, 27 Januari 2026

Passive Voice

Passive voice (kalimat pasif) adalah struktur kalimat di mana subjek menerima aksi, bukan melakukan aksi, dengan fokus pada objek atau hasil tindakan. Dalam bahasa Inggris, ini dibentuk dengan to be yang sesuai (is/am/are/was/were/been) diikuti oleh past participle (Verb-3). 

Berikut adalah poin-poin penting mengenai passive voice:

Rumus Utama:
Subjek + To Be + Past Participle (V3) + (by + Pelaku).
Contoh Kalimat:
Active: Dina buys many books.
Passive: Many books are bought by Dina.

Perubahan Tenses: To be disesuaikan dengan waktu (tenses). Contoh: is being repaired (Present Continuous), was built (Past Tense), has been purchased (Present Perfect).

Fungsi: Sering digunakan dalam penulisan ilmiah, berita, atau laporan formal untuk menjaga objektivitas. 

Macam-macam passive voice (kalimat pasif) dalam bahasa Inggris dibedakan berdasarkan tenses (waktu kejadian) yang digunakan.
 Rumus dasar dari semua passive voice adalah Subject + to be + Verb 3 (past participle) + (by agent). 

Berikut adalah macam-macam bentuk passive voice berdasarkan tenses yang utama:
1. Simple Present Tense
Digunakan untuk menyatakan fakta, kebiasaan, atau kejadian yang terjadi pada masa sekarang.
Rumus: Subject + am/is/are + Verb 3
Contoh: The car is washed by him every Sunday. (Mobil itu dicuci olehnya setiap hari minggu)

2. Present Continuous Tense
Digunakan untuk menyatakan tindakan yang sedang berlangsung saat ini. 
Rumus: Subject + am/is/are + being + Verb 3 
Contoh: The letter is being written by her now. (Surat itu sedang ditulis olehnya sekarang.)

3. Simple Past Tense
Digunakan untuk menyatakan kejadian yang terjadi di masa lalu. 
Rumus: Subject + was/were + Verb 3
Contoh: The window was broken yesterday. 

4. Past Continuous Tense
Digunakan untuk menyatakan tindakan yang sedang terjadi pada masa lalu ketika suatu peristiwa lain menyusul. 
Rumus: Subject + was/were + being + Verb 3
Contoh: The house was being cleaned when I arrived. (Rumah itu sedang dibersihkan ketika saya tiba.)

5. Present Perfect Tense
Digunakan untuk menyatakan tindakan yang telah selesai dilakukan dan hasilnya masih berdampak hingga kini.
Rumus: Subject + have/has + been + Verb 3 
Contoh: The work has been finished by the team. (Pekerjaan itu telah diselesaikan oleh tim.)

6. Simple Future Tense
Digunakan untuk menyatakan kejadian yang akan terjadi di masa depan.
Rumus: Subject + will + be + Verb 3
Contoh: The new bridge will be built next year. (Jembatan baru itu akan dibangun tahun depan.)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar